Medan – Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Tata Usaha Negara (Badilmiltun), Marsekal Muda TNI Yuwono Agung Nugroho, memberikan pembinaan kepada seluruh aparatur peradilan militer dan tata usaha negara secara daring pada Selasa (2/6/2026). Dalam pembinaan ini, Dirjen Badilmiltun menekankan pentingnya menjaga etika dan kemampuan beradaptasi lintas generasi.
Dalam materinya, Dirjen Badilmiltun menjelaskan karakteristik berbagai generasi yang saat ini berada dalam lingkungan peradilan militer dan tun, mulai dari Silent Generation, Baby Boomers, Generasi X, Milenial, hingga Generasi Z. Menurutnya, pemahaman terhadap perbedaan karakteristik generasi menjadi faktor penting dalam membangun komunikasi dan kolaborasi yang efektif di lingkungan peradilan. Dirjen Badilmiltun menegaskan bahwa kemampuan menguasai teknologi harus diimbangi dengan etika, akhlak, dan sikap profesional dalam menjalankan tugas.
“Setiap generasi, khususnya Generasi Z yang paling melek teknologi harus beretika dan berakhlak baik, memiliki sikap sopan santun, mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung kedinasan, serta bijak dalam bermedia sosial,” ungkapnya.
Dirjen Badilmiltun juga menyampaikan sejumlah agenda penting yang akan dilaksanakan sepanjang Juni 2026. Di antaranya Kejuaraan Nasional Tenis Beregu Piala Ketua Mahkamah Agung yang akan berlangsung di Malang pada 12–16 Juni 2026 serta peringatan Hari Ulang Tahun Peradilan Militer ke-80 yang jatuh pada 14 Juni 2026.
Melalui pembinaan ini, Dirjen Badilmiltun berharap seluruh aparatur peradilan militer dan tata usaha negara tetap menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan berorientasi pada pelsayanan masyarakat.


